Kata orang bijak, kesuksesan dimulai dari keberanian bermimpi. Mimpi yang tinggi dan jauh tidak masalah. Bahkan berani bermimpi sesuatu yang mustahil pun tidak menjadi soal. Nah, mimpi ini ada yang mengistilahkan dengan visi seseorang. Begitu pula dalam berbisnis termasuk Pelaku UKM. Bisnis yang dimulai dari skala micro, harus bertumbuh menjadi menengah hingga korporasi bahkan menjadi pemain global. Kecepatan membesar sangat tergantung dari seberapa besar dan jauh sebuah visi yang dicanangkannya.

Sudah jamak ditemui di korporasi, visi dan misi menjadi menu wajib. Visi ditentukan oleh pemilik perusahaan. Akan dibawa kemana perusahaan kedepannya. Visi inilah yang akan menjadi mimpi bersama bagi seluruh insan yang ada di perusahaan tersebut.

Dalam artikel kali ini akan dibahas sebuah konsep yang sangat bagus dalam menentukan arah perusahaan, termasuk bagi pelaku UKM. Konsep yang dikenal dengan bagaimana berfikiran Mega – Makro – Mikro  bagi sebuah entitas bisnis, sebagai berikut :

 

  1. MEGA

Dulu, mungkin tidak masuk akal jika seorang pelaku UKM bermimpi akan menjual produknya ke seluruh dunia. Produk skala kecil dan terbatas adalah mustahil akan mudah dan cepat dikenal di seluruh dunia. Namun kini, berkat internet, hal tersebut bukan lagi mustahil. Sehingga tidak ada salahnya Anda mempunyai mimpi produk Anda dikenal diseluruh dunia dalam tempo 5-10 atau 25 tahun kedepan.

 

Keberadaan produk atau layanan Anda menjadi hal yang penting dan bermanfaat bagi umat manusia. Tidak terbatas hanya pada pelanggan dan masyarakat disekitar Anda.

 

  1. MAKRO

Anda mulai berpikiran bagaimana produk Anda dapat menjadi ikon bagi lingkungan sekitar. Manfaat baik langsung maupun tidak langsung akan dirasakan oleh masyarakat sekitar Anda. Skala mimpi-nya mulai dibatasi oleh territory atau komunitas tertentu. Mulai fokus pada penyediaan produk dan layanan kepada pelanggan utama yang ada. Istilahnya, inilah fokus keseharian bisnis Anda.

 

  1. MIKRO

Hal tak kalah pentingnya adalah juga memikirkan diri sendiri serta lingkungan terdekat. Visi pribadi sejalan dengan keyakinan yang dimiliki. Bagi umat beragama, tentu saja menjalankan ibadah-Nya adalah hal utama. Apa yang menjadi bisnis keseharian tidak terlepas dari misi sebagai umat-Nya. Bahwa akhir dari hidup ini akan dipertanggung-jawabkan kelak kepada Sang Pencipta, haruslah menjadi penyemangat dalam berbisnis.

 

Jangan ragu untuk bermimpi besar. Teruslah bermimpi dan wujudkan impian Anda.