Menentukan pasar atau target market disaat awal kita mulai berbisnis, Karena dengan mengenali target pasar anda akan mempermudah dalam membuat stretegi bisnis yang tepat. Dengan mengenali pasar, anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan. Sebagai pemula kita harus berhermat dan berhitung dengan cermat, dalam hal pengeluaran.

 

 

menentukan pasar bisa dimulai dengan demografi seperti pria atau wanita, anak-anak, usia, lokasi, atau bisa juga secara psikografi misalnya behavior seperti apa, kebiasaannya seperti apa, sampai pada hal-hal apa yang menarik minat mereka. misalnya target pasar yang kita sasar ibu-ibu dengan usia 35-50 tahun favoritnya nonton tayangan sinetron di bandung, akan berbeda strategy yang kita gunakan apa bila kita mentarget ibu-ibu muda dengan usia 20-30 tahun yang gemar berkebun disurabaya. Dengan mengenali target pasar kita maka hal ini bisa menjadi acuan dalam penentuan harga, promosi, channel delivery, sehingga produk kita bisa tepat pada sasaran. Begitupun dengan pesaing, kita perlu mengenali pesaing sehingga kita mengetahui apakah pasar yang kita masuki cukup besar untuk kita masuki, juga untuk mengetahui bagaimana mereka menerapkan strategi sehingga mampu bersaing dan memenangkan pasar. Hal yang perlu kita analisa dari pesaing misalnya harga, kualitas, bagaimana mereka berpromosi, bagaimana mereka mendistribusikan produknya, apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan mereka. Apabila kita sudah menemukan kesimpulan dari analisa diatas akan semakin mempermudah kita untuk menyempurnakan usaha kita. Sehingga produk Anda menjadi lebih diminati dan sukses di pasar.

Bayangkan apabila produk kita adalah suatu produk yang dibutuhkan oleh pasar dan menjadi solusi atas permasalahan yang dialami oleh mereka tentunya hal ini menjadi keinginan dari para pengusaha. Misalnya, kita menciptakan produk pesawat terbang. pesawat terbang adalah solusi transportasi cepat antar pulau atau negara.

 

 

tentunya menentukan produk yang dibutuhkan pasar biasanya tidak dilakukan secara instan, tetapi melalui riset dan validasi yan terukur dan dalam waktu yang tidak sebentar. cara yang paling mudah untuk meriset dan memvalidasi sebuah produk yang dibutuhkan pasar yaitu dengan mengunakan internet misalnya dengan mesin pencari (google), dan sosial media.

 

Kita bisa menggunakan beberapa fasilitas Google yang digunakan untuk melakukan riset pasar.

 

  1. Google Keyword Planner Tool

Fasilitas ini digunakan oleh mereka yang ingin mengetahui informasi seputar keyword atau kata kunci yang digunakan berkaitan dengan produk yang di bisnis mereka. Tool ini sangat bermanfaat untuk mendapatkan ide-ide kata kunci baru serta peluang-peluang lain yang bisa dilakukan seputar bisnis yang di bidik. Dengan tools ini, kita bisa mengetahui jumlah pencari sebuah kata kunci dan juga kata kunci lainnya yang sering diketikkan di mesin pencari Google. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan lebih banyak target audiens untuk website bisnis.

 

 

  1. Google Trends

Tools ini dapat digunakan untuk mengetahui topik yang sedang trend di internet. Sangat cocok digunakan oleh mereka yang punya website/ blog dengan topik news juga toko online yang menjual produk-produk terbaru. Google trends selalu menampilkan update terbaru hal-hal yang sedang hangat dan banyak dicari di internet.

 

  1. Google documents

Fasilitas Google yang satu ini bisa dimanfaatkan untuk membuat polling atau survey secara online. Hal ini dilakukan untuk tujuan riset market yang paling utama yaitu untuk mengetahui selera konsumen. Dengan adanya polling ini, maka seorang pebisnis dapat mengatahui apa yang diinginkan oleh konsumen.

 

  1. Google consumer surveys

Fasilitas yang satu ini hampir mirip dengan fasilitas Google documents yaitu untuk melakukan survey secara online, hanya saja Google consumer surveys ini mengkaji lebih dalam lagi yaitu untuk mengetahui minat konsumen dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

 

Dengan menyediakan produk yang dibutuhkan oleh pasar maka, tingkat kesuksesan produk menjadi lebih tinggi dibandingkan apabila kita tidak melakukannya.

Kata orang bijak, kesuksesan dimulai dari keberanian bermimpi. Mimpi yang tinggi dan jauh tidak masalah. Bahkan berani bermimpi sesuatu yang mustahil pun tidak menjadi soal. Nah, mimpi ini ada yang mengistilahkan dengan visi seseorang. Begitu pula dalam berbisnis termasuk Pelaku UKM. Bisnis yang dimulai dari skala micro, harus bertumbuh menjadi menengah hingga korporasi bahkan menjadi pemain global. Kecepatan membesar sangat tergantung dari seberapa besar dan jauh sebuah visi yang dicanangkannya.

 

Sudah jamak ditemui di korporasi, visi dan misi menjadi menu wajib. Visi ditentukan oleh pemilik perusahaan. Akan dibawa kemana perusahaan kedepannya. Visi inilah yang akan menjadi mimpi bersama bagi seluruh insan yang ada di perusahaan tersebut.

 

Dalam artikel kali ini akan dibahas sebuah konsep yang sangat bagus dalam menentukan arah perusahaan, termasuk bagi pelaku UKM. Konsep yang dikenal dengan bagaimana berfikiran Mega – Makro – Mikro  bagi sebuah entitas bisnis, sebagai berikut :

 

  1. MEGA

Dulu, mungkin tidak masuk akal jika seorang pelaku UKM bermimpi akan menjual produknya ke seluruh dunia. Produk skala kecil dan terbatas adalah mustahil akan mudah dan cepat dikenal di seluruh dunia. Namun kini, berkat internet, hal tersebut bukan lagi mustahil. Sehingga tidak ada salahnya Anda mempunyai mimpi produk Anda dikenal diseluruh dunia dalam tempo 5-10 atau 25 tahun kedepan.

 

Keberadaan produk atau layanan Anda menjadi hal yang penting dan bermanfaat bagi umat manusia. Tidak terbatas hanya pada pelanggan dan masyarakat disekitar Anda.

 

  1. MAKRO

Anda mulai berpikiran bagaimana produk Anda dapat menjadi ikon bagi lingkungan sekitar. Manfaat baik langsung maupun tidak langsung akan dirasakan oleh masyarakat sekitar Anda. Skala mimpi-nya mulai dibatasi oleh territory atau komunitas tertentu. Mulai fokus pada penyediaan produk dan layanan kepada pelanggan utama yang ada. Istilahnya, inilah fokus keseharian bisnis Anda.

 

  1. MIKRO

Hal tak kalah pentingnya adalah juga memikirkan diri sendiri serta lingkungan terdekat. Visi pribadi sejalan dengan keyakinan yang dimiliki. Bagi umat beragama, tentu saja menjalankan ibadah-Nya adalah hal utama. Apa yang menjadi bisnis keseharian tidak terlepas dari misi sebagai umat-Nya. Bahwa akhir dari hidup ini akan dipertanggung-jawabkan kelak kepada Sang Pencipta, haruslah menjadi penyemangat dalam berbisnis.

 

Jangan ragu untuk bermimpi besar. Teruslah bermimpi dan wujudkan impian Anda.

Selamat anda sudah memulai untuk menjadi pengusaha.

Hal awal yang harus dibangun untuk menjadi pengusaha unggul adalah menanamkan mindset atau pola pikir positif untuk selalu sukses. Mindset positif ini akan menjadi tenaga pendorong untuk berani menghadapi apapun tantangannya sebagai pengusaha. Dengan kekuatan tersebut, Sobat akan selalu siap dan berani menghadapi tantangan perubahan yang sangat dynamis dalam dunia usaha.  Mindset  positif ini juga yang akan membedakan antara pengusaha yang unggul dan tidak karena perjalanan menjadi pengusaha yang unggul tidak instan dan perlu proses yang panjang. 

 

 

Mengapa harus membangun mindset positive? Berikut ini beberapa alasannya:

  1. Mindset positive merupakan bentuk rasa percaya diri pada kualitas diri yang Anda miliki. Yakin dengan potensi yang kita miliki merupakan modal awal Anda untuk membangun motivasi dalam hidup.
  2. Mindset positive akan membuat Anda lebih fokus dalam mencapai tujuan. Jangan sibuk memikirkan omongan-omongan negatif orang lain. Mendengarkan ucapan-ucapan negatif dari orang lain akan melemahkan semangat kita untuk sukses. Berpikirlah positif dan yakinlah bahwa Anda mampu menghadapi apapun rintangan di tengah jalan menuju sukses.
  3. Mindset positive adalah kunci sukses. Keyakinan untuk bisa menjadi baik sesuai dengan apa yang ada dalam konsep pemikiran Anda akan mendorong diri melakukan usaha yang lebih maksimal untuk meraih sukses. Konsep pemikiran menjadi penggerak langkah dalam hidup.

 

untuk membentuk mindset positif kita harus berlatih secara terus menerus didalam semua akses kehidupan, misalnya:

 

  1. hanya menggunakan kata-kata positif ketika berbicara. nanti kata-kata negative dengan yang positif, misalnya. saat kita tidak bisa melakukan sesuatu jangan katakan “Saya tidak bisa” menjadi “Saya akan berusaha lebih baik lagi,
  2. Jauhkan perasaan negatif, Misalnya. “Kira-kira produk saya laku gak ya?” ganti dengan “Saya mencari cara terbaik untuk produk saya diterima oleh pasar.”
  3. Percayalah Sobat akan mencapai kesuksesan. kepercayaan kepada diri sendiri untuk menjadikan kesuksesan menjadi hal yang nyata, ini akan memicu Sobat untuk menerjang segala rintangan yang menghalangi.
  4. Menganalisis apa yang salah. Berpikir positif tidak berarti menyangkal bahwa ada sesuatu yang salah. Sebaliknya, memberikan diri Anda waktu untuk berpikir tentang hal-hal yang mengarah ke situasi Anda saat ini sehingga Anda dapat menghindari kesalahan masa depan dan melihat ke arah hari esok yang lebih positif.
  5. Berlatih self-hypnosis. Ini berarti Anda akan lebih terbuka untuk saran positif yang akan memungkinkan Anda untuk menjadi lebih bahagia dan mudah-mudahan sehat dalam hidup Anda.
  6. Pasanglah gambar-gambar atau qoute positif di sekitar sobat. hal ini akan mengingatkan dan menciptakan lingkungan yang menenangkan dan positif.
  7. lihatlah sesuatu dari point of view yang berbeda, hal ini akan mengubah pola fikir dengan mencoba untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang lain. bisa juga dibantu olleh orang lain sehingga ada masukan yang berbeda yang akan memicu proses kreatifitas. Misalnya: Sobat bisa meminta masukan dari team expert kami atas kondisi bisnis sobat saat ini.
  8. Carilah kesempatan. Dalam setiap kegagalan ada kesempatan untuk memperbaiki.
  9. Rileks dan biarkan sesuatu terjadi. Kadang-kadang cara terbaik untuk menangani masalah adalah dengan bersantai dan membiarkan hal itu terjadi. Ini dapat membantu Anda untuk bersantai dan tidak merasa begitu tertekan. Sehingga dengan berfikir rileks akan lebih mudah dalam mencari solusi.
  10. Mulai dari satu langkah yang paling kecil.

 

sekarang lakukan saja uraian diatas sehingga sobat bisa memiliki mindset yang positif dan menjadi pengusaha tangguh. ingat kesuksesan perlu berproses tidah ada yang instan.

 

Kata orang bijak, kesuksesan dimulai dari keberanian bermimpi. Mimpi yang tinggi dan jauh tidak masalah. Bahkan berani bermimpi sesuatu yang mustahil pun tidak menjadi soal. Nah, mimpi ini ada yang mengistilahkan dengan visi seseorang. Begitu pula dalam berbisnis termasuk Pelaku UKM. Bisnis yang dimulai dari skala micro, harus bertumbuh menjadi menengah hingga korporasi bahkan menjadi pemain global. Kecepatan membesar sangat tergantung dari seberapa besar dan jauh sebuah visi yang dicanangkannya.

Sudah jamak ditemui di korporasi, visi dan misi menjadi menu wajib. Visi ditentukan oleh pemilik perusahaan. Akan dibawa kemana perusahaan kedepannya. Visi inilah yang akan menjadi mimpi bersama bagi seluruh insan yang ada di perusahaan tersebut.

Dalam artikel kali ini akan dibahas sebuah konsep yang sangat bagus dalam menentukan arah perusahaan, termasuk bagi pelaku UKM. Konsep yang dikenal dengan bagaimana berfikiran Mega – Makro – Mikro  bagi sebuah entitas bisnis, sebagai berikut :

 

  1. MEGA

Dulu, mungkin tidak masuk akal jika seorang pelaku UKM bermimpi akan menjual produknya ke seluruh dunia. Produk skala kecil dan terbatas adalah mustahil akan mudah dan cepat dikenal di seluruh dunia. Namun kini, berkat internet, hal tersebut bukan lagi mustahil. Sehingga tidak ada salahnya Anda mempunyai mimpi produk Anda dikenal diseluruh dunia dalam tempo 5-10 atau 25 tahun kedepan.

 

Keberadaan produk atau layanan Anda menjadi hal yang penting dan bermanfaat bagi umat manusia. Tidak terbatas hanya pada pelanggan dan masyarakat disekitar Anda.

 

  1. MAKRO

Anda mulai berpikiran bagaimana produk Anda dapat menjadi ikon bagi lingkungan sekitar. Manfaat baik langsung maupun tidak langsung akan dirasakan oleh masyarakat sekitar Anda. Skala mimpi-nya mulai dibatasi oleh territory atau komunitas tertentu. Mulai fokus pada penyediaan produk dan layanan kepada pelanggan utama yang ada. Istilahnya, inilah fokus keseharian bisnis Anda.

 

  1. MIKRO

Hal tak kalah pentingnya adalah juga memikirkan diri sendiri serta lingkungan terdekat. Visi pribadi sejalan dengan keyakinan yang dimiliki. Bagi umat beragama, tentu saja menjalankan ibadah-Nya adalah hal utama. Apa yang menjadi bisnis keseharian tidak terlepas dari misi sebagai umat-Nya. Bahwa akhir dari hidup ini akan dipertanggung-jawabkan kelak kepada Sang Pencipta, haruslah menjadi penyemangat dalam berbisnis.

 

Jangan ragu untuk bermimpi besar. Teruslah bermimpi dan wujudkan impian Anda.