Salah satu rahasia sukses bisnis adalah penentuan harga produk dengan benar. Penentuan Harga tidak hanya dihitung dari biaya suatu produk tetapi jauh diatas itu. ditentukan oleh tingkat sensitifitas target konsumen, positioning produk harga pesaing dan harapan dari target market kita.Hal yang paling penting dalam mengembangkan strategi pemasaran, termasuk strategi harga, adalah untuk memahami sebanyak mungkin tentang pelanggan saat ini dan potensinya. Semakin banyak Anda tahu tentang motivasi mereka, kepekaan, kebutuhan, dari pelanggan anda, semakin besar kemungkinan Anda akan memaksimalkan efektivitas produk Anda serta pendapatan Anda.

 

Ada berbagai jenis strategi penentuan harga dalam suatu produk. Namun, tidak ada satu formula yang bisa dipakai untuk semua produk atau bisnis, karena pendekatannya berbasis formula yang disesuaikan dengan jenis produk, bisnis, atau pasar. Harga produk biasanya melibatkan dan mempertimbangkan faktor-faktor kunci tertentu, termasuk penentuan target pelanggan Anda, melacak berapa banyak pesaing, dan memahami hubungan antara kualitas dan harga. Kabar baiknya adalah Anda memiliki banyak fleksibilitas dalam cara Anda mengatur harga Anda.

Faktor-faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam menentukan harga produk:

  1. siapa pelanggan anda
  2. Berapa biaya produksi anda secara keseluruhan termasuk sewa tempat, karyawan, dan biaya operasional lainnya
  3. mengetahui secara pasti target pemasukan dari bisnis anda.
  4. mengetahui harga yang ditawarkan oleh pesaing
  5. mengetahui perkembangan harga market dalam industri

komponen kunci lain untuk menetukan harga produk yang tepat adalah terus memantau harga dan profitabilitas yang mendasari Anda secara bulanan. Anda harus fokus pada profitabilitas (atau kurangnya profitabilitas) dari setiap produk yang Anda jual. Anda harus benar-benar memastikan sejauh mana setiap produk yang Anda jual berkontribusi kepada tujuan bisnis Anda.

kita sering mendengar istilah Penjualan(Sales) dan Pemasaran (Marketing) digunakan bersama-sama. Dalam beberapa kasus hal ini adalah logis karena keduanya berkebutuhan untuk bekerja sama. Namun pada kenyataannya, mereka adalah dua fungsi yang sangat  berbeda dan memerlukan keterampilan yang berbeda pula.

 

 Penjualan = menjual produk yang sudah ada

Sales merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk saja, dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja.

 Pemasaran = menempatkan posisi prusahaan pada Pelanggan, Sekarang dan untuk Masa Depan

 

 

 

Pekerjaan utama dari Marketing adalah untuk memahami pasar dari perspektif pelanggan melihat kembali terhadap perusahaan dan membantu memimpin perusahaan berada di masa depan. Pekerjaan pemasaran adalah untuk mengarahkan organisasi ke arah segmen, atau kelompok pelanggan dan saluran di mana perusahaan dapat bersaing. Hal ini akan membantu organisasi melihat apakah perlu memodifikasi penawaran produk, penetapan harga dan komunikasi sehingga memenuhi kebutuhan saluran distribusi atau konsumen akhir.

Konsep marketing yang terkenal yaitu:

  • Product
  • Price
  • Place
  • Promotion

Ke empat faktor itu dikenal sebagai 4P bauran pemasaran atau marketing mix, dan karena ilmu marketing bukanlah sebuah ilmu pasti maka teori bauran pemasaran ini terus berkembang. Saat ini dikenal juga istilah 7P dimana selain 4P diatas ditambah dengan People, Physical Evidence dan Process.

Saat ini perilaku pasar terus berubah. Tugas pemasaran adalah untuk tetap di depan perubahan, dan membantu para pemburu atau tim sales melihat di mana mereka harus berburu dan menyediakan mereka amunisi yang tepat. Jika Pemasaran hanya terfokus pada memberikan amunisi untuk hari ini, dan tak seorang pun akan melihat di mana industri bergerak atau di mana perusahaan perlu untuk berburu berikutnya, maka hal ini akan membatasi pertumbuhan bisnis. Untuk itulah Sales dan Marketing harus bekerjasama.